Artikel

Pembuatan Eco Enzyme

07 Maret 2023 18:40:00  SID Kedisan  6.784 Kali Dibaca  Agenda Desa

Selasa(07/03) Pemerintah Desa bekerja sama dengan ibu PKK Kedisan yang di dukung oleh Ketua TP PKK Ni Nengah Kormi istri Perbekel Kedisan untuk membuat Eco Enzyme.

Ekoenzim atau ecoenzyme atau garbage enzyme adalah larutan kompleks hasil fermentasi dari limbah organik seperti limbah buah dan sayuran dengan gula merah atau molase dan air dengan bantuan mikroorganisme selektif dari kelompok jamur dan bakteri selama 3 bulan. 

Dengan membuat eco-enzyme berarti mengurangi produksi limbah kimia sintesis dan sampah plastik sisa kemasan produk rumah tangga pabrikan.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

Gula

Dalam memilih gula, tidak dianjurkan untuk menggunakan gula pasir karena gula pasir termasuk zat kimia. Gula yang dianjurkan untuk dipakai yaitu molase cair, molase kering, gula aren, gula kelapa, dan gula lontar.

Air

Sumber air yang bisa digunakan adalah air hujan, air sumur, air buangan AC, air isi ulang, air PAM, dan air galon.

Sisa sayur dan buah

Kategori sayur dan buah yang digunakan adalah semua jenis sisa buah dan sayur kecuali yang sudah dimasak (direbus, digoreng, ditumis), busuk, berulat, berjamur, dan kulit buah yang keras, seperti kulit kelengkeng, durian, dan lain-lain.

TIPS: Sisa buah/sayur dipotong kecil-kecil dan semakin banyak jenis bahan yang digunakan akan semakin kaya hasil eco-enzyme.

Langkah-langkah pembuatan:

Membersihkan wadah dari sisa sabun/bahan kimia.

TIPS: Wadah yang digunakan memiliki tutup bermulut lebar, bisa besar/kecil, berbahan plastik, tidak bermulut sempit karena rentan meledak, dan tidak berwadah kaca karena rentan pecah.

Ukur volume wadah.

Masukkan air bersih sebanyak 60% dari volume wadah.

Masukkan gula sesuai takaran yaitu 10% dari berat air.

Masukkan potongan sisa buah dan sayur sebesar 30% dari berat air, lalu aduk rata.

Tutup rapat dan beri label tanggal pembuatan dan tanggal panen.

Selama 1 minggu pertama, buka tutup wadah untuk membuang gas.

Aduk pada hari ke-7, hari ke-30, dan hari ke-90.

Lokasi penyimpanan eco-enzyme yang baik:

Tidak terkena sinar matahari langsung.

Memiliki sirkulasi udara yang baik.

Jauh dari wifi, WC, tong sampah, tempat pembakaran sampah dan bahan kimia.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Pelayanan Hubungi Kami

Hubungi Kami

 Media Sosial

 Pemerintah Desa

 Peta Wilayah Desa

 Agenda

Belum ada agenda

 Peta Desa

 Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

 Komentar

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:283
    Kemarin:692
    Total Pengunjung:315.439
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.216.141
    Browser:Mozilla 5.0

 Arsip Artikel

29 Juli 2013 | 34.790 Kali
Profil Desa
22 Juni 2018 | 34.681 Kali
Sejarah Desa
01 Juni 2018 | 34.051 Kali
Lambang Desa
27 Desember 2019 | 33.146 Kali
Badan Permusyawaratan Desa
01 Juni 2018 | 33.093 Kali
Selamat Datang di Website Resmi Desa Kedisan
07 November 2014 | 33.058 Kali
Pemerintahan Desa
30 April 2014 | 33.021 Kali
PKK
24 Juli 2019 | 1.066 Kali
Lansia Tanggug
26 Oktober 2022 | 669 Kali
Persembahyangan Bersama di Pura Balai Agung Kedisan
01 Juli 2019 | 1.102 Kali
Pengumuman Pendaftaran Bakal Calon PILKEL
01 Maret 2024 | 493 Kali
APBDes 2024 Desa Kedisan
26 Februari 2023 | 523 Kali
GERAKAN NASIONAL COMPOST DAY 2023 DESA KEDISAN
03 Agustus 2022 | 731 Kali
Bantuan Kepada PKH Desa Kedisan
08 Agustus 2022 | 841 Kali
Penerimaan KKN Mahasiswa UNHI di Desa Kedisan